satu lagi,, sebelum melewati SOOCA..

Standar

Sejenak meresapi “Dalam Doa”-nya shaffix..

Duduk bersimpuh di hadapanMu,, mencoba mendekatiMu,, yang terasa jauh..

Sujud memohon,, ke hadiratmu,, meraih cinta kasihmu,, yang kuharap selalu..

Mengangkat kedua tanganku meminta pengampunanMu..

Bercucuran air mataku mengharap Kau melihat,, kesungguhanku..

Mencari setitik cahayaMu di kegelapan jiwaku..

Bergetar bibirku di saat mengucapkan namaMu,, dalam doa..

Semua pinta,, kuhaturkan padaMu..

Semoga Kau mengabulkan,, semuanya itu..

Segala dosa,, kukatakan padaMu..

Semoga Kau mengampuni, kelalaianku..

Sehingga akan terasa ringan di setiap langkahku..

menjalani hari-hariku yang ku tak pernah tau..

Sampai kapankah..

Mengangkat kedua tanganku meminta pengampunanmu..

Bercucuran air mataku mengharap kau melihat,, kesungguhanku..

Mencari setitik cahayamu di kegelapan jiwaku..

Bergetar bibirku di saat mengucapkan namamu,, dalam doa.. dalam doa..

Di akhir usaha,, saat kepasrahan mendera, saya ga mau berputus asa,, bukan berhenti karena lelah.. tapi karena saatnya untuk beristirahat.. dan ingin menyerahkan hasilnya pada-Mu..

Karena kesukesan adalah kolaborasi ikhtiar dan tawakal..

Pastikan titik potongnya ada di tempat terbaik.. aamiin..

Malam, h-1 SOOCA tahun ke-3,,

Dua lagi, q, bersabarlah,, karena yang bertahan yang kan sampai tujuan..

malam hari, 9 jam pasca hasil itu keluar..

doaku terjawab sudah,, semoga bukan sekedar ego manusia semata..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s