anatomic dead space

Standar

Anatomic dead space

Jumlah udara yang masuk dan meninggalkan hidung dan mulut per menit tidak sama dengan jumlah udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.  Volume udara yang masuk ke paru-paru jumlahnya lebih sedikit karena sebagian udara yang mengalir di akhir proses inspirasi tertahan di saluran nafas, begitu juga udara di akhir ekspirasi. Tidak ada proses pertukaran gas yang terjadi di saluran nafas tersebut karena dindingnya yang terlalu tebal untuk proses difusi. Saluran nafas yang menjadi tempat tertahannya udara tersebut disebut anatomic dead space.

Pada orang normal, anatomic dead space dapat diperhitungkan dengan menggunakan table standar yang menyesuaikan dengan jenis kelamin, usia, tinggi, dan berat badan. Estimasi sederhananya adalah 1mL dead space per pound per berat badan. Ukuran normalnya 130-180 mL, bergantung pada ukuran dan postur tubuh. Volumenya dapat diukur dengan metode Fowler.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s