Happy Mom, Happy Child

Standar

Hari pertama jaga habis libur panjang lebaran, datang pasien anak seusia fath yang mau cabut jahitan. luka bekas jatuh keserempet motor melintang didahinya yang mungil. Alhamdulillah sebagian jahitan sudah dicabut beberapa hari sebelumnya, menyisakan dua jahitan yang membuat drama mencabut jahitan g terlalu panjang. energi anak usia 3 tahun ini luar biasa, menangis, menendang, bahkan nyaris memukul kedua orang tuanya karena takut dan tidak mau diapa-apakan lukanya. Dengan bermodal dua mainan mobil punya fath dan dialog dengan ayah bundanya, akhirnya proses mencabut jahitan pun tuntas. fiuh, PR banget kalo tindakan dengan anak kecil. Bukan karena g suka sikap mereka yang menyulitkan, tapi karena kita harus berada tepat di tengah, antara empati dengan perasaannya dan keyakinan untuk melakukan tindakan yang memang mereka butuhkan. kalo mereka ga paham, wajar, mereka nangis apalagi mengamuk, wajar. proses jatuh, berdarah-darah, menjahit luka, sampai mengganti perban tiga hari sekali dalam waktu dua pekan ke belakang pasti meninggalkan trauma tersendiri.

beres drama pencabutan, sang ibu jadi curhat banyak tentang anaknya, tumbuh kembangnya, kemampuan bicara, dan sosialnya, hiperaktifnya dan kekhawatirannya tentang resiko ADHD (Attention Deficit Hiperactive Disorder) karena sang anak sangat aktif dan sulit diam. ini kejadian kedua kalinya dijahit karena kelincahannya. setelah ngobrol panjang tentang kondisi anak, sepertinya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Anaknya tumbuh normal sesuai usia. berbagai aspek perkembangan tercapai dengan baik. Kekhawatiran ibu muncul karena celotehan sanak saudara saat mudik kemarin. ternyata isu baper dengan celotehan orang lain saat berkumpul di musim lebaran itu benar ya. saya yang tipikalnya cuek memang tidak pernah ambil pusing dengan berat badan fath, apa yang fath sudah bisa dan belum bisa di depan orang lain. Karena setiap pencapaian anak pasti emaknya yang tahu, dan belum tentu anak mau “show off” di depan orang lain. akhirnya diskusi beralih dari tumbuh kembang anak menjadi tips anti galau dan baper ala emak-emak.

mudah-mudahan ibunya makin happy membersamai anaknya tumbuh dan berkembang, anaknya pun tumbuh menjadi anak yang sholeh, sehat, dan cerdas.. aamiin..

sumber gambar : pinterest.com

 

19702063_1474114949277240_4380536304835749631_n

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s